sungguh.
demi DIA yang selalu kita tuju.
hanya DOA yang bisa menyatukan kita. sebanyak-banyaknya. sebanyak-banyaknya.
berharap kita bersua tanpa harus raga memeluk raga. cukup jiwa menyambungkan rasa. cukup DIA yang menyatukan kita.
aku hanya ingin kita sama-sama ditunjukkan. dituntun. dibimbing. dicerdaskan memilah yang haq dan yang batil. sama-sama meyakini, tujuan yang baik tetap harus dicapai dengan cara yang baik. yang tidak mendzolimi.
kebaikan yang kau tuju, (seharusnya) tidak akan pernah menutupi kebaikan yang lain kalau kau percaya. dan, kalaupun ternyata tidak sebaik itu, kita sama-sama berkewajiban mengingatkan. bukan meniadakan.
atau memang begitukah pemahamanmu? entah. aku hanya ingin kau tahu, kalau ingin lebih kuat dengan menghindar, maka jangan berharap banyak. mereka yang berani menghadapi kenyaataanlah yang akan menang dalam setiap pertempuran.
sampai jumpa dalam DOA, kawan!
*ngguguk meluk tya*