Bepe

Ada seorang blogger yang baru-baru ini menjadi idola saya. Mungkin sebenarnya dia sudah lama menulis di blognya, tapi saya baru tahu belakangan kalau seseorang dengan image sportif seperti dia bisa dengan sangat lincah memainkan kata-kata.

Bambang Pamungkas.

Seorang pemain Tim Nasional Sepakbola Indonesia.

Saya banyak belajar dari blognya. Dia banyak bercerita tentang kondisi di dalam tim, bagaimana para pemain timnas berjuang, apa yang terjadi ketika sesi-sesi latihan, atau sesaat sebelum pertandingan.

Bambang Pamungkas. Atau lebih mudah disebut Bepe.

Saya angkat topi untuk kiprah sang Kapten. Bukan (cuma) untuk permainannya di lapangan, tapi lebih pada karakternya. Kepercayaannya pada mimpi, keteguhannya pada prinsip, kebesaran jiwa, sikap kepemimpinannya. Sekilas membaca blognya, saya seolah bisa menilai betapa dia orang baik. Sami’na wa atho’na pada pemimpin (dalam hal ini tentu saja pelatih) sekaligus pemimpin yang bisa mbombong anak buah, menyemangati. Dan juga sosok yang  jujur. Karakter luar biasa yang mulai langka.

Nasionalisme saya seringkali membuncah, tersengat semangatnya. Saya merasakan ada  Indonesia di dadanya. Ada merah putih, ada garuda, ada Indonesia Raya. Dan dia berjuang atas cintanya, untuk cintanya..

Terlebih baru saja saya menyelesaikan buku “2″ karangan Donny Dhirgantara. Indonesia.. Saya cinta tanah ini.

I love BP too!! \m/

My 4th Year Together With My Dear

Hari ini, genap 4 tahun saya bersarang di blog ini, meski aslinya sudah lebih dari 5 tahun saya berkutat dengan dunia blog. Rumah pertama saya bukan di sini, tapi di blogger. Nostalgia, membaca posting demi posting, saya tergelak sendiri (yes, i do really laughing! ;p). Konyol banget bahasa saya. POL!

Here’s my first post yang cukup menerangkan kenapa saya bikin blog saat itu, termasuk sejarah nama blognya juga (sebenernya maluuu.. tapi beginilah saya saat kelas satu SMA):

“TENTANG NAMA BLOG INI

Mungkin banyak yang bertanya kenapa namanya ijotelx (kaya yang baca banyak aja) Sbenernya ide awalnya adalah karena aku membaca buku KambingJantan,,itu lo buku dari blog seorang raditya dika,,pemenang 1st best blog Indonesian Award 2003. Dia bikin KambingJantan,karena dia dipanggil kambing.
Sebenernya bisa aja aku bikin tiwul,tiyul,taktiyahumul,humul……(ini smua nama panggilanku dari orang” yang sayang ma aku ^^) tapi sajake (ind:sepertinya) ga mutu..tur wagu..ra lucu..serta mambu. Sehingga aku memilih nama ijotelx. knapa ga pake nama tya aja??? karena dirasa-rasa nama itu terlalu simpel,singkat,dan pendek untuk seekor blog yang rumit,puyeng,membingungkan,panjang,dan tidak karuan ini. dan berhubung saya suka warna ijo telek maka saya namai blog ini dengan nama itu. Tadinya namanya tu ijolumuth,,tapi diliat” ijolumut tu kurang nelek-i gitu lo….!!tidak menunjukkan kedewasaan, kewibawaan, dan penghargaan bagi saya(nyambung???)

det’s ol abot dis blog..

nek ada yang kurang jelas, perlu ditanyakan segera acungkan jari anda untuk bertanya,kaena bertanya adalah sumber ketahuan. karena siapa tau hal ini keluar dalam ujian anda,,apapun status anda,,plajar merah putih,plajar biru putih, plajar putih abu”, ataupun plajar tak berseragam.(maksudnya berbaju warna-warni gitu lo…udu wudo lo…)

MERDEKA!!!!!!”

Tertanggal 9 Desember 2005. Opooo kuiiii.. Hahahaha.. Alay! I can’t believe that i was the writer! ;p

Another alay:

“Tapi ternyata keren lo..nyidik jarinya. Pake yang kaya buat bikin SIM gitu..Kaya laser gtu.. (ndeso ya??)”

Which is membuat saya sadar, bahwa ke-ndeso-an saya saat ini adalah akibat saya pelihara -,-

Ada juga cerita konyolnya:

“aku pengen jadi ninjaaaa…..!!!!!
*pcaya gak??*
bawa” samurai..
bisa ngilang pake yang kaya bom tu loo…
trus kalo uda jago ntar bisa ngindari peluru..
whuzzz…
keren kann??
=P”

KO to the PLAX to the MAX! =D

Tapi ada juga kata2 bijak yang saya sendiri amazed: wow, saya pernah posting kaya gitu yah?

“Jalinan yang sudah begitu erat juga akan mengalami kekendoran untuk sementara. Evolusi itu akan selalu ada. Perubahan akan menambah nikmatnya sebuah jalinan. Merasa ditinggalkan, meninggalkan, kehilangan. Hal yang tidak lumrah dialami dalam jalinan erat, tapi akan menjadi terbiasa ketika sadar bahwa itu semua hanya pola, pola yang sedemikian rupa ditulis oleh tangan yang berkuasa.

Terima kasih sahabat²ku. Kalian mengajarkanku bahwa hubungan yang selama ini kita jalin bersama HARUS mengalami pasang surut perasaan dan pikiran. Tidak semua yang kita inginkan saat itu juga. Tapi yakinlah, kita sudah mendapat apa yang kita butuhkan, walau kita tidak mendapat apa yang kita inginkan..”

Juga kesimpulan yang saya ambil dari postingan saya tentang kedewasaan di mata seorang kawan  (rada lupa siapa yang saya maksud, MasDab Sunu kayaknya. malah nggak pernah kontak dengan beliau lagi sekarang)

“Ada orang yg uda aku anggep dewasa, ternyata dia masi nyari yg namanya jati diri, masi belajar jadi dewasa, masi maw belajar, masi maw membentuk pola hidup. Masya Allah.. Kalo dy yg uda dewasa -kubilang- aja kayak gtu, njuk aku apa no?! Nothing banget yah?!
Apa mungkin orang yg dewasa selalu berusaha jadi lebih dewasa lagi?”

Saya juga menulis alasan kepindahan saya ke wordpress:

“awh,,template nya di wordpress banyaaakkk,,bagus2 lagii.. =D
pengen pindah ke sana niyh..
hwehehe..
katanya byar keliatan lebih advance
ahahaahhaha~ =p”

Ya, begitulah tulisan. Mengingatkan. Pernah ada masa-masa itu dalam hidup saya. Sekarang blognya sudah saya tutup, malu euy banyak foto saya belum berhijab juga bahasa yang “hmph” bgt. Hahaha.

Dari dulu pengen bikin blog yang fully manpangati, ngga cuma nyampah, susah banget yaaaaaaakkk… >,<

Ya, berproses lah yaaaa… (alibi) Semoga setelah ini isinya lebih bermutu. Amin. ^^

S E D I H ;(

saya sedih setengah mati.

tialtiul.com ada yang makeeeee!!!!!!!!!!!!!!! >,<

dulu saya pernah punya akun itu (sampe lali bahasane, ketoke udu “akun” deh). tapi ga kuat mbiayain. gile aje 100rb per bulan.  jadilah saya lepas. saya pikir someday bakal saya miliki lagi. itu kan nama yang aneh. ngapain orang iseng banget make nama itu. JEBUUUULLLLL!!! aaarrrgghh! >,<

Simbah Gugel

Saya barusan iseng: mengetik nama saya di simbah Gugel. Hihi.. Hasilnya? LUCU! Coba deh! ^_^

Nama saya muncul di FESBUK (jelas -_-”), di blog teman-teman (yg bahkan ada yang saya baru tahu kalau dia menuliskan nama saya di blognya. haha), di blog orang-orang tak dikenal (bukan ngeksis, tp gara-gara pernah jadi sumber wawancara Republika. Hihi), sampai hasil try out “Tobat” di Teknik UGM tanggal 2 Desember 2007 (weh, hasil try out saya bagus lo ternyata, walaupun ditulis “Coba lagi”. Wkwk. :D ).

Dulu, saya pernah diberi tahu Mas Sunu bahwa suatu saat nanti akan datang masa di mana seseorang yang melamar kerja tidak perlu membawa CV, tapi cukup memberi tahu nama lengkapnya dan perusahaan akan melakukan searching di simbah Gugel, seperti yang barusan saya lakukan. WOW~ Keren ya? Dan kalau dia mah, saya percaya. Namanya pasti muncul di mana-mana, maklum orang IT yang pinter. Tapi kalau di search ternyata munculnya cuma FESBUK gmna dong? @.@

Makanya, saya punya cita-cita pengen penelitian terus dipublish di mana-mana termasuk dunia maya. Hahaha.. *konyol :p

Blog dan Menulis

Blog. Saya mengenal dunia ini sudah sejak kelas 1 SMA, tepatnya di akhir tahun 2005. Awalnya, gara-gara beli bukunya Raditya Dika. Waktu itu belum booming banget (dibanding sekarang, who doesn’t know him?). Karena memang suka menulis dan tertarik berbagi lewat dunia maya, saya pun membuat blog. Akun pertama saya ada di blogspot. Barusan saya baca, geli sendiri jadinya. Bahasanya, waduh, nggak saya (sekarang) banget! Hahaha. Tapi lucu juga mengikuti perkembangan gaya bahasa saya dalam menulis, menuang ide, mengungkap sesuatu. Blog saya merekamnya dengan sangat cermat.

Well anyway, bukan tentang blognya yang ingin saya bahas. Geli sendiri juga kalau mbahas ini. Hihi. Tapi ini tentang excercise dalam menulis. Bagaimana pun, setiap orang punya gaya sendiri dalam menulis. Ada yang menggunakan “aku”, “saya”, “gw”, or anything. Itu baru tentang subjek kalimat. Belum lagi mengenai pemilihan diksi, juga alur dan rangkaian sebuah tulisan. Setiap orang akan settle dengan “bahasanya” sendiri yang akan tidak akan bagus dan enak dibaca ketika tidak dilatih (talktomyself).

Jujur saya memang punya cita-cita jadi penulis. Dan saya rasa itu adalah cita-cita setiap orang. Mungkin bukan pada titik bahwa karya saya harus berbentuk buku, tapi bagaimana saya bisa bermanfaat bahkan sampai fisik saya sudah tidak ada di dunia. Menulis adalah cara tercantik menurut saya dalam memamerkan pemikiran seseorang. Menulis adalah tentang mengungkap hal jujur yang tak terkata. Dan ia adalah kebebasan terindah karena selalu memiliki batasan yang didefinisikan berbeda oleh setiap orang.

Ya, menulis.

Banyak saya temui mereka yang kesulitan dalam merangkai kata. Bahkan orang-orang yang jeli terhadap fenomena ini mengangkatnya menjadi ajang komersialisasi: seminar, pelatihan. Ah, sayang sekali, padahal yang diperlukan hanya memulai. Itu saja. Memulai untuk berani membuka diri, memulai untuk jujur pada nurani, memulai untuk menyenangi berbagi.

Sebutan penulis masih menjadi cita-cita saya. Menulis masih menjadi kesenangan saya dan masih menjadi hal yang saya agendakan. Saya harap selamanya akan begitu, selama saya mampu, insyaallah..

MARI MENULIS! ^_^

Cartoon Pictures

Let me show you some pictures…

“Smells so good, huh?”

_________________________

“…”
(LOOK! spell the word: isra-HELL inc.)

_________________________

“buzz”

_________________________

“PBB pekoks”

_________________________

My mom got these pictures from her campus’ milist. Somehow there are another pictures, but since my connection is soo lemot tonight, I only post these 2 ironic pictures. All was made by Carol Latuff a Brazillian in Gaza. Update: I’ve done another 3 pictures.

“Nice”, isn’t it?

And here’s the last picture..

Special for this picture Carol Latuff says:

I’d like to beg all viewers to spread this image anywhere, as a way to expose Israeli war crimes against Palestinians. Use it on t-shirts, posters, banners. Reproduce it in zines, papers, magazines, and make it visible everywhere. Here is the high-resolution version for printing purposes: [ link ]

note: DONE!

Baju Baru, Alhamdulillah..

Nggak, aku nggak mau pamer baju baru kok. Nggak habis beli juga. Hehe. Tapi mau publish theme baruu.. Hihi. Beberapa hari yang lalu memang sudah kuganti, tapi nggak gitu sreg, diprotes juga, kurang gede font-nya. Yang ini aku suka sekalii. Bersiihh, putiih, cantiik dehh. Desain notebook-nya bikin tambah maniss. Halah. :P

Kali ini kalau diprotes nggak akan kuganti. Sudah berasa sehati soalnya. Hue2.

Oya, aku juga baru pasang Akismet. Ndeso, lagi pasang. Ini bukan karena aku nggak tahu ada Akismet kok, sudah dari dulu tahu, tapi males pasang. Berhubung spam merajalela, mulai marai males, jadi baru kupasang deh. Hehe.

Enjoy! ;)

Taun Baru?

Haduh, sudah lama sekali saya nggak nulis blog. Tidak ada alasan khusus memang, hanya alasan pribadi saja. MALAS. Haha.. Padahal saya ini nulis blog dalam rangka sedang belajar loh, belajar nulis. Koq malah males nulis ki piye? Ya emang itu tantangan terberat nulis blog, menjaga konsistensi frekwensi menulis blog.

Di salah satu blog yang saya jambangi (walopun nggak nulis blog, blogwalking tetep jalan dunks!), salah satu tips blog sukses adalah menjaga frekwensi penulisan. Ah, tanpa baca di situ pun secara teori saya juga sudah tau. Hehe.. Practice-nya nih yang susah. Hux..

Ayo, 2008 harus bisa rajin nulis blog! Terserah deh mau berapa kali seminggu, sekali ato dua kali juga boleh, asal konsisten. Semangat tyaa! ^^,

Padahal saya juga pengen rajin belajar, demi mengejar masa depan nih! Nah, kalo gitu mungkin bisa target seminggu sekali. Bisa nggak ya? Ah, HARUS BISA! Sugesti itu bekerja jeh..